Teknik memijat yang ada saat ini sangat beragam,
salah satunya adalah memijat di titik refleksi kaki.
Banyak usaha yang membuka jasa memijat ini
lantaran manfaatnya memang benar-benar terbukti.
Kaki manusia itu luar biasa.
Di bagian telapaknya, terdapat banyak titik refleksi
yang langsung menghubungkan ke berbagai sistem
dalam tubuh manusia. Saat seseorang mengalami
keluhan tertentu di bagian tubuhnya, pijatan
pada titik refleksi kaki biasanya terasa cukup sakit.
Tidak heran sebagian pasien yag dipijat sampai
meraung kesakitan.
Tanpa disadari, sebenarnya ini terapi yang
menyehatkan bagi tubuh. Tidak heran orang yang
melangkahkan kaki di permukaan tidak rata merasa
tubuhnya lebih segar dan pikiran menjadi rileks.
Namun, untuk keluhan sakit yang lebih mendalam
memang perlu untuk datang ke ahlinya. Cara
memijatnya perlu keahlian khusus, meskipun bisa
juga dipelajari orang awam. Kalau pengetahuan
Anda mencukupi untuk melakukan refleksi sendiri,
tidak masalah memijat sendiri. Jika tidak mampu,
langsung serahkan pada ahlinya.
Pasalnya, penanganan keluhan kesehatan
dengan pijat refleksi perlu pengetahuan yang
komprehensif. Kadang pemijatan tidak hanya
dilakukan pada satu titik refleksi kaki. Bisa pula
harus menggabungkan pemijatan pada beberapa
titik untuk menghasilkan efektivitas yang optimal.
Orang yang telinganya berdenging, atau disebut
tinitus, perlu mendapatkan pemijatan di titik refleksi
kaki yang kemungkinan berhubungan. Titik-titik
yang behubungan dengan organ telinga, semuanya
mesti dipijat. Yaitu organ kepala, ginjal, hingga ke
titik refleksi yang mengatur kelenjar getah bening.
Manfaat Pemijatan pada Titik
Refleksi Kaki
Menurut Profesor Hembing Wijayakusuma, pakar
pengobatan herbal, terapi pijat pada titik refleksi
kaki bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah
dan memberikan efek relaksasi. Aliran darah yang
lancar itu dipicu oleh aktivitas rangsangan
bioelektrik. Selain itu, pijat refleksi juga akan
memperlancar cairan tubuh.
Kombinasi dari pengaktivan berbagai fungsi inilah
yang kemudian memperlancar distribusi nutrisi dan
oksigen ke banyak sel tubuh. Proses metabolisme
menjadi tidak terganggu dan keluhan kesehatan juga
akan berkurang. Bisa dikatakan, pijat refleksi
membantu tubuh untuk mencapai kondisi yang
seimbang.
Banyak sekali titik refleksi yang berhubungan
dengan organ tubuh. Tiap titik mengontrol bagian
tubuh tersendiri. Ada sekitar 36 titik syaraf yang
bisa dirangsang dengan pijatan. Jika diuraikan
secara umum, lokasi titik refleksi kaki bisa
dijelaskan sebagai berikut.
Semua jari kaki, dari jempol sampai kelingking,
terdapat titik refleksi yang berhubungan dengan
bagian tubuh di kepala. Misalnya mata, telinga,
hidung, dan otak.
Telapak kaki sebelah pinggir dalam terdapat titik
refleksi untuk bagian leher, timus, tiroid, dan
esofagus.
Telapak kaki sebelah pinggir luar ada titik refleksi
untu paru-paru dan bahu.
Telapak kaki dalam terdapat titik refleksi untuk
empedu, ginjal, usus, saluran kencing, pankreas,
hati, usus butu, tulang belakang, dan perut.
Tumit kaki bagian bawah mempunyai titik refleksi
untuk organ reproduksi, pinggul, saraf, dan dubur.
Perlu menjadi catatan, mengetahui riwayat
kesehatan pasien sebelum dilakukan terapi
pijat refleksi juga penting. Riwayat kesehatan akan
membantu terapis untuk menentukan titik mana
saja yang harus dirangsang. Sebaiknya, jangan ada
satu pun riwayat yang lupa untuk disampaikan agar
terapi menjadi efektif.
Di samping itu, ada kondisi yang membuat
pemijatan pada titik refleksi kaki menjadi tidak
efektif. Kondisi terbut berkaitan dengan keadaan
syaraf sebagai berikut.
Urat syaraf mengalami kerusakan yang parah atau
cenderung mati. Pasien tidak mengalami respon
apapun ketika dipijat pada titik refleksi kaki yang
berhubungan. Kondisi ini biasanya ditemui pada
pasien yang mengalami serangan stroke atau
kondisi pasca-kecelakaan.
Pada orang yang mengkonsumsi obat-obatan
farmasi dalam jangka panjang, kadang memiliki efek
tidak mempan terhadap adanya rangsangan. Saat
kondisi syaraf sudah kebal, sulit untuk dilakukan
terapi pijat refleksi.
Memiliki kanker dalam kondisi stadium lanju.
Perasaan sakit seperti yang dialami pemain sepak
bola saat menendang bola dengan keras, tidak bisa
diatasi dengan pijat refleksi.
Jika ingin melakukan refleksi sendiri, titik refleksi
ini mesti dipahami dulu. Anda juga perlu membuka
referensi bagian titik mana saja yang berhubungan
dengan keluhan penyakit tertentu. Peta titik refleksi
ini juga banyak tersebar di internet. Tinggal ketikkan
kata kunci “peta refleksi kaki” atau yang semakna
pada mesin pencari. Anda akan temui banyak
pilihan gambar untuk diunduh dan dipelajari.
Cara melakukan pijatan pada titik
refleksi kaki
Pijat refleksi tidak bisa hanya dengan asal menekan
pada simpul syaraf saja. Kekuatan menekan dan
tekniknya mesti dipahami. Ada beberapa teknik
yang bisa dipakai untuk memijat. Dua di antara
teknik yang sering dipakai yaitu sebagai berikut.
Menjadikan jari telunjuk dan tengah sebagai
tumpuan untuk menekan titik refleksi. Caranya,
bengkokkan jari telunjuk dan tengah dengan posisi
lebih tinggi dari jari yang lain. Jari lain diposisikan
mengepal keras. Fokus tekanan nantinya akan
menempel pada sendi tengah jari telunjuk dan jari
tengah.
Tumpuan penekanan difokuskan pada ibu jari.
Caranya, titik refleksi kaki yang menjadi sasaran,
ditekan kuat dengan menggunakan perut ibu jari.
Untuk meningkatkan kekuatan tekan, jari lainnya
menggenggam dengan posisi kemiringan 60 derajat.
Dengan begitu, ketika berada di titik refleksi,
tekanannya cukup tepat untuk mengaktifkan simpul
syaraf.
Setelah mengetahui berbagai letak titik refleksi kaki
dan cara memijatnya, yang tidak kalah penting
untuk diperhatikan adalah memahami kondisi yang
mendukung efektivitas pijat refleksi. Sebelum terapi
dilakukan, ruang yang dipakai sebaiknya memenuhi
persyaratan sehat.
Ruang harus memiliki ventilasi yang optimal untuk
pertukaran udara, kondisinya bersih, dan tenang.
Prasyarat ini membantu menciptakan stimulasi bagi
pasien untuk merasakan situasi nyaman selama
melakukan terapi.
Kalau pasien sudah merasa sumpek sebelum
dilakukan terapi, bisa jadi efek pijat refleksi menjadi
tidak maksimal. Salah satu kesembuhan suatu
penyakit adalah sugesti kuat dari diri pasien untuk
mampu menjadi sehat kembali. Sugesti yang positif
akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk
melawan penyakit atau benda asing yang masuk ke
tubuh. Jadi ada perpaduan antara menjaga mood
pasien dengan manfaat pijat refleksi.
Sebelum terapi dilakukan, pastikan telapak kaki
pasien dalam kondisi sehat. Kalau ada luka,
sebaiknya ditunda hingga sembuh luka itu.
Efektivitas pijat refleksi juga dipengaruhi oleh
frekuensi berkunjung untuk terapi. Disarankan
untuk melakukan terapi ini sesuai kondisi badan.
Kalau dimaksudkan sebagai upaya pencegahan,
pemijatan titik refleksi kaki bisa dilakukan 3-6 hari
sekali. Namun, kalau Anda melakukan terapi untuk
pengobatan suatu penyakit, sebaiknya melakukan
refleksi 2-3 hari sekali. Dalam sekali terapi,
sebaiknya hanya berlangsung sekitar 30 menit.
Baik juga untuk dilakukan, sebaiknya sebelum
dilakukan pemijatan, kedua kaki direndam air hangat
yang sudah dibubuhi garam. Hal ini dimaksudkan
agar otot kaki merasakan relaksasi dan mengendur.
Rendamlah kaki selama 10 hingga 15 menit. Cara ini
membantu efektivitas pemijatan pada titik refleksi
kaki.
Setiap cara pengobatan memerlukan konsistensi
dan kesabaran dari pasien untuk melakukan terapi
secara teratur. Pijat refleksi adalah salah satu
metode alternatif penyembuhan yang sudah teruji
keandalannya. Faktor pendukung kesembuhan
adalah keyakinan Anda terhadap metode untuk
menyehatkan. Perpaduan sugesti dan pijatan di titik
refleksi kaki akan membuat fisik bugar dan bebas
dari keluhan kesehatan.